Peringatan Hari Gugurnya Kapten Tni Anak Agung Gede Anom Mudita Di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran

  • 20 November 2019
 PERINGATAN HARI GUGURNYA KAPTEN TNI ANAK AGUNG GEDE ANOM MUDITA DI TUGU MAKAM PAHLAWAN PENGLIPURAN

 

BUPATI BANGLI TANAMKAN NILAI KEPAHLAWANAN PADA PERINGATAN HARI GUGURNYA KAPTEN TNI ANAK AGUNG GEDE ANOM MUDITA DI TUGU MAKAM PAHLAWAN PENGLIPURAN.

Bangli*Protokol*
Rabu,(20/11) Upacara Peringatan gugurnya Kapten TNI Anak Agung Anom Mudita yang digelar pada pukul 08.00 wita di makam tugu Pahlawan Penglipuran, dihadiri dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Kab Bangli  yang diikuti oleh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI/Polri , Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar se- kabupaten Bangli. 
Bupati Bangli I Made Gianyar dalam sambutannya menyampaikan penyelengaraan memperingati hari gugurnya kapten TNI Anak Agung Anom Mudita selalu menjadi penting, karena dapat digunakan sebagai barometer tentang seberapa kuat keyakinan kita terhadap nilai-nilai kejuangan dari suatu proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu juga sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang untuk mewujudkan kemerdekaan. Pihaknya juga  menyampaikan “ PAHLAWAN TIDAK MENUNTUT PENGHARGAAN KECUALI TETAP TEGAKNYA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA”. Tema ini mengandung pesan kepada kita semua untuk memperkokoh persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri yang kita cintai. Sebagai bangsa besar, bangsa yang harus menghargai jasa para pahlawannya. Dalam peringatan kali ini diharapkan pula dapat lebih membangkitkan semangat kebangsaan, menumbuh kembangkan nilai-nilai kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai negara kesatuan republik indonesia. 
Disela sela acara Bupati Made Gianyar menambahkan bahwa segala bentuk keteladanan perjuangan  Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita diawali dari semangat untuk menimba ilmu  secara terunut dan semangat menempuh pendidikan tidak pernah padam ketika masa sulit dijaman penjajahan. dan ketika   setelah ilmu pengetahuan dikuasai kemudian diterapkan untuk bangsa ini,  atas ketekunan dan keteguhan  prinsip yang kuat dari beliau untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, hingga menjadi salah satu dari pahlawan bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia”ungkapnya.
menurut Bupati Made Gianyar, dijaman sekarang ini siapa saja bisa menjadi  pahlawan , paling tidak menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri, pahlawan bagi keluarganya,bangsa dan negara. namun tetap sebagai cermin kepanutan yang harus kita warisi adalah  dari nilai nilai perjuangan pahlawan kita. Dan  bagi generasi muda Made Gianyar menyerukan “ayo kita hormati, kita kobarkan api semangat dan api perjuangan kepahlawanan para pahlawan untuk menatap masa depan yang lebih baik, menjadi Kabupaten Bangli yang maju , rakyat sejahtera, berdasarkan  Pancasila dan UUD 1945 menjadi pondasi dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara”tutupnya. 
Pada kesempatan itu pula dilaksanakan tabur bunga oleh Bupati Bangli yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.  sebagai tali kasih dari pemerintah Kabupaten Bangli, Bupati Made Gianyar  menyerahkan secara simbolis bingkisan kepada veteran di Kabupaten Bangli.
  • 20 November 2019

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita