Penjajagan Lokasi Daerah Trasmigrasi Di Upt Amahola Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara

  • 04 Juni 2014
PENJAJAGAN LOKASI DAERAH TRASMIGRASI DI UPT AMAHOLA KECAMATAN MORAMO KABUPATEN KONAWE SELATAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA

I.1. LATARBELAKANG

Penyelenggaraan transmigrasi sebagai diamanatkan dalam Undang – undang No. 15 Tahun 1997  bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigrasi dan masyarakat sekitar, peningkatan dan pemerataan pembangunan daerah serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Transmigrasi diarahkan untuk mengoptimalkan  pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang tersedia, sementara seumber daya manusia (SDM) sangat kurang disisi lain diwilayah daerah asal / pengiriman SDM sangat banyak sementara lahan terbatas.

Sehubungan dengan hal tersebut  sesuai dengan Surat Tugas Bupati Bangli Nomor : 094/948/Dinsosnakertrans  tanggal 28 Mei 2014 melaksanakan penjajagan lokasi transmigrasi di UPT Amahola, Kecamatan Moramo, Kab. Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara,                                                                                                       

I.2. TUJUAN

Adapun  tujuan kami melakukan penjajagan ke lokasi transmigrasi antara lain :

a.                             Mengetahui secara detail keadaan dan kondisi di daerah tujuan transmigrasi

b.    Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah kabupaten Bangli dalam rangka menindaklanjuti/ pengiriman calon transmigran ke loikasi.

c.    Sebagai bahan sosialisasi/penyebaran informasi kepada masyarakat/penduduk sebagai calon transmigrasi.

I.3. DASAR PELAKSANAAN KEGIATAN

Sebagai dasar pelaksanaan kegiatan penjajagan/peninjaoan lokasi transmigrasi di UPT Amahola, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan Propinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2014 adalah sebagai berikut :

a.    Surat Tugas Bupati Bangli  Nomor : 094/948/Dinsosnakertrans, Tanggal 28 Mei 2014.

b.      Surat jadwal penjajagan lokasi dari Kantor Tenaga Kerja dan Transmigrasi Profinsi Bali

c.       Perjanjian Kerjasama (Mou) antara Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Pemerintah Kabupaten Bangli Provinsi Bali 

d.      DPA. Nomor : 1.14 01 18. 01. 5.2. pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli Tahun 2014.

1.4.KEGIATAN PENJAJAGAN LOKASI PENEMPATANTRANSMIGRASI

            Penjajagan lokasi transmigrasi Kabupaten Bangli di UPT Amahola , Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara dilaksanakan oleh  Dinas TenagaKerja dan Transmigrasi Provinsi Bali, bersama Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli sebagai Ketua rombongan adalah Bapak Kepala Dinas dan Kabid Pelatihan Perluasan, Penempatan dan Tenaga Kerja (P3T). Adapun hasil penjajagan lokasi penempatan dilaporkan  sebagai berikut :

a.    Bahwa dilokasi penempatan sudah dibangun rumah sebanyak 25 unit, rumah dalam  tahap pengerjaan finising.

b. Lahan pekarangan seluas 0,25 Ha. kondisi tanah siap digarap/diolah.

c.  Lahan usaha  I seluas 0,75 Ha. kondisi tanah siap diolah diserahkan tahun pertama

b.    Lahan usaha II seluas 0,05 Ha. kondisi tanah belum dibuka yang akan diserahkan setelah lahan usaha I selesai diolah.

c.    Disekitaran wilayah Transmigran telah ditempati 50 KK transmigran asal Kab. Bangli dan Kabupaten  Karangasem yang mana pembrangkatannya Tahun 2008/2009 sedangkan Tahun 2013 diisi oleh Jawa Barat dan Jawa tengah sebanyk 25 KK.     

 

            Jarak dari Kecamatan ke lokasi transmigrasi  ±10 km, jarak dari Kabupaten ke lokasi transmigrasi ± 20 km dan jarak dari Provinsi ke lokasi transmigrasi adalah mencapai ± 25 km. Masalah infrastruktur  untuk  menuju ke lokasi dengan jarak tempuh   selama 1 jam. Kondisi jalan memasuki wilayah Transmigrasi baru tahap pengerasan dan sebagian lagi masih jalan tanah. Sarana komunikasi masih sangat minim, sarana air memakai sumur, kondisi tanah subur dan potensi alam sangat mendukung sebagai lahan perkebunan seperti kelapa sawit, Marica dan jambu mente.  

1.5. KENDALA  DAN HAMBATAN

Kendala dan hambatan  yang ditemukan di lokasi adalah disektor infrastruktur yaitu jalan utama yang belum rampung pengerjaannya secara 100 %  beberapa ruas jalan masih tirtimbun tanah dan jembatan belum digarap secara permanen masih jembatan terbuat dari kayu, sehingga bila terjadi hujan jalan menjadi licin dan berlumpur. Untukmelengkapilaporanini, bersamaini kami lampirkan :

a.                             Surat Tugas Bupati Bangli  Nomor : 094/948/Dinsosnakertrans, tanggal 28 Mei 2014

b.                            Surat jadwal penjajagan lokasi dari Kantor Tenaga Kerja dan Transmigrasi Profinsi Bali

c.                              Foto kegiatanpenjajagandilokasidaerahtransmigrasi.

Demikian laporan kegiatan penjajagan ini kami susun untuk dapat digunakan dan disampaikan kepada pihak – pihak terkait. Akhirnya kami atas nama rombongan yang bertugas mohon maaf bila dalam pelaksanaan dan penyelesaian laporan ini ada hal – hal yang tidak berkrnan.

  • 04 Juni 2014

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita